BMKG Ingatkan Potensi Gelombang hingga 4 Meter di Sejumlah Perairan Indonesia

Sabtu, 05 September 2026 | 19.30 WIB

Bagikan:
Ilustrasi gelombang tinggi (foto: kompas.com)

Jakarta (Setarapost24) - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini terkait potensi gelombang tinggi di sejumlah wilayah perairan Indonesia pada 5–8 September 2026. Ketinggian gelombang diperkirakan dapat mencapai 4 meter di beberapa perairan.


Kondisi tersebut berkaitan dengan pola angin dan dinamika atmosfer yang dapat meningkatkan tinggi gelombang di wilayah perairan tertentu. BMKG meminta masyarakat, khususnya yang melakukan aktivitas di laut, memperhatikan perkembangan informasi cuaca maritim selama periode peringatan.


Dalam sistem peringatan BMKG, gelombang dengan ketinggian 2,5–4 meter masuk kategori tinggi, sedangkan gelombang 4–6 meter dikategorikan sangat tinggi. Informasi tersebut digunakan sebagai dasar kewaspadaan bagi masyarakat serta pengguna transportasi dan aktivitas kelautan.


Prakiraan BMKG menunjukkan bahwa kondisi gelombang dapat berbeda-beda antarwilayah. Sebagai contoh, prakiraan untuk perairan Selat Lombok bagian selatan pada periode 5–8 September menunjukkan gelombang dapat mencapai sekitar 2,6 meter pada waktu tertentu.


BMKG juga mengingatkan adanya potensi angin kencang di sejumlah provinsi selama periode tersebut. Beberapa wilayah yang masuk dalam pemantauan antara lain Banten, Jawa Barat, Jawa Timur, Lampung, Nusa Tenggara Timur, Sulawesi Selatan, Sulawesi Utara, dan Sumatera Barat.


Masyarakat di wilayah pesisir dan para pengguna perairan disarankan terus memantau pembaruan prakiraan cuaca serta peringatan gelombang tinggi dari BMKG. Kondisi laut dapat berubah mengikuti perkembangan angin dan cuaca sehingga informasi terbaru perlu menjadi acuan sebelum melakukan aktivitas di perairan.

Bagikan:
KOMENTAR

TERKINI