![]() |
| Direktur Indo Barometer, M. Qodari. |
"Jangan pernah mengharapkan kabinet akan diumumkan segera setelah pelantikan presiden," ujar Qodari di Jakarta, Sabtu (19/10).
Direktur Eksekutif Indo Barometer itu menyebutkan alasan atas penilaiannya itu. Pertama, karena pelantikan presiden selesai sudah terlalu sore untuk memamerkan orang-orang yang dipilih masuk dalam kabinet.
Jokowi dinilainya tipe presiden yang memajang menteri-menteri yang masuk dalam kabinet saat melakukan pengumuman, bukan berpidato tanpa orang yang ditunjuk.
"Saya menduga pengumuman kabinet, Jokowi menghadirkan personalnya, bukan pidato, menteri menunggu di rumah terkaget-kaget. Beda saat SBY, menteri menunggu wangsit," kata Qodari.
Meski Jokowi telah menyusun kabinet yang akan membantunya, Qodari yakin susunan itu masih dapat berubah sampai detik terakhir.
Presiden Jokowi juga belum memastikan kapan pengumuman nama-nama menteri.
"Pengumumannya mungkin bisa pada hari Minggu, tapi bisa juga Senin. Bisa Senin, tapi bisa juga Selasa," kata Jokowi.(jpnn/spc)

