Diduga Mangkrak, Pasar Induk Bernilai 11 Milyar Milik Pemko Tebing Tinggi Ini Sudah 2 Tahun Tak Beroperasi

Rabu, 17 Juli 2019 | 09.59 WIB

Bagikan:
Kondisi bangunan Pasar Induk Kota Tebing Tinggi yang berlokasi di Jalan Kutilang/AMD, Kelurahan Lubuk Baru, Kecamatan Padang Hulu, Kota Tebing Tinggi. 
Setarapost.comSebuah Pasar Induk yang berlokasi di Jalan Kutilang/AMD, Kelurahan Lubuk Baru, Kecamatan Padang Hulu, Kota Tebing Tinggi, Sumatera Utara, hingga kini belum difungsikan.

Menurut pantauan di lokasi, Pasar Induk tersebut terbengkalai dan masih ditutupi seng serta di sekitaran pasar telah ditumbuhi rerumputan lalang. Padahal, bangunan sudah rapi dan papan nama sudah dipasang, tetapi hingga kini belum juga difungsikan. Ada apa?

Berdasarkan informasi yang dihimpun dari berbagai sumber, Pasar Induk tersebut telah selesai dikerjakan sekitar 2 tahun yang lalu oleh PT Airan Hidup Jaya dengan menggunakan anggaran yang berasal dari Dana Alokasi Khusus (DAK) Tahun 2017 sebesar Rp.11.480.180.000.

Seorang warga Tebing Tinggi Ihsan (40) mengaku dirinya heran melihat pasar itu belum juga difungsikan, padahal sudah lama dibangun. “Sudah lama itu dibangun bang, 2 tahun lalu sudah selesai. Tapi heran juga kenapa belum juga dibuka,” ujarnya.

Dia menyayangkan sikap Pemerintah Kota (Pemko) Tebing Tinggi yang tidak segera membuka Pasar Induk tersebut dan tidak ada memberikan alasan kenapa itu tidak difungsikan. Menurutnya, pembangunan Pasar Induk itu merupakan pemborosan anggaran.

“Sayang itu, pemborosan anggaran sampai puluhan milyar. Harusnya Pemko segera membuka Pasar itu, agar masyarakat tidak bertanya-tanya,” ketusnya.


Sementara, menurut seorang sumber dari Kantor DPRD Tebing Tinggi, Pasar Induk tersebut belum difungsikan, karena bangunan itu belum semua selesai dibangun. “Itu belum difungsikan, karena belum selesai dibangun,” ucap sumber yang enggan menyebutkan namanya itu.

Kemudian, menurut keterangan dari sejumlah warga, mereka menginginkan Pasar Induk tersebut segera dibuka, agar memudahkan mereka berbelanja, sehingga tidak usah jauh ke pusat kota.

Hingga berita diturunkan, pihak redaksi belum mendapat konfirmasi tentang Pasar Induk yang sudah 2 tahun terbengkalai tersebut. (mol/sp)
Bagikan:
KOMENTAR