![]() |
| Calon wakil gubernur Sumatera Utara, Sihar Sitorus berbincang dengan Samuel Sihombing di gudang produksi kopi miliknya di Kampung Hutatika Kecamatan Sitinjo, Kabupaten Dairi, Sabtu (2/6/2018). |
Penelitian ini
menjadi pengetahuan bagi petani kopi untuk menentukan jenis kopi yang
akan ditanam sesuai dengan kondisi lingkungan. Hal tersebut dikatakan
Sihar saat melihat penjemuran di gudang produksi kopi milik pengrajin
kopi, Samuel Sihombing, yang juga pemilik Poda Coffee di Kampung
Hutatika Kec Sitinjo, Kabupaten Dairi, Sabtu (2/6/2018).
"Pemerintah
perlu melakukan micro research atau penelitian mikro. Karena petani
tidak mampu melakukan ini. Penelitian itu nantinya diketahui bagaimana
mendapatkan biji kopi yang berkualitas," ungkap Sihar.
Pendamping
Djarot Saiful Hidayat itu menambahkan penelitian mikro itu, selanjutnya
menjadi pengetahuan bagi petani kopi, mendapatkan hasil yang
berkualitas. Selain itu, lanjutnya, perlu juga dilakukan edukasi
terhadap petani kopi itu sendiri.
"Micro research dan edukasi itu
sebagai informasi kepada petani kopi yang akan sangat bermanfaat.
Hasilnya, petani mengetahui apa yang cocok ditanam dengan tekstur tanah
dan kondisi lingkungan setempat," jelasnya.
Sihar
menilai, kopi perlu perlakuan spesifik terhadap kondisi lingkungan,
agar menghasilkan kopi berkualitas. Di mana semakin tinggi tanaman kopi
ditanam, akan menghasilkan kopi yang bagus.
"Karena dengan ketinggian
tertentu juga mempengaruhi tekstur kopi. Juga perlu tanaman pelindung
sehingga ada bentengnya terhadap angin dan hama. Curah hujan dan sinar
matahari juga perlu diperhatikan," papar pria murah senyum itu.
Dengan
demikian, lanjut Sihar, dirinya menyakini keinginan kembali
memperkenalkan kopi Sidikalang akan terwujud. Kopi berkualitas yang
dihasilkan, jelas berdampak pada kualitas petani kopi itu sendiri. (BCL Comm)



