“Dengan rendah
hati dan rasa syukur, saya ingin mengucapkan banyak terima kasih kepada
sanak saudara, handai taulan dan seluruh pemirsa televisi di rumah
yang telah memberikan support dan perhatian dalam segala bentuk,”
ujarnya, Rabu (20/6/2018).
Ia menambahkan, dalam debat publik ketiga yang digelar KPU Sumut kemarin, ada yang yang menarik perhatian.
“Ada
hal yang menarik semalam ketika debat. Sewaktu segmen 1 dan 2, suara
Bang Sihar tidak terdengar. Banyak protes yang disampaikan oleh pemirsa
di rumah yang meminta supaya siaran diulang atau dihentikan,” ujar
wanita cantik yang akrab disapa Patty ini.
Menyadari
akan hal ini, tambahnya, paslon Djoss mencoba mencari penjelasan dan
mencoba menyelesaikan masalah. Setelah berbicara dengan moderator,
dengan tersenyum pasangan ini berjalan menuju kubu pendukungnya untuk
menenangkan mereka.
“Saat itu saya terhenyak.
Saya pikir, dalam keadaan yang bisa dibilang merugikan mereka dalam
skala nasional, di kesempatan terakhir menyampaikan visi misinya di
periode akhir perjuangan mereka di era kontestasi pemilu, bisa dibilang
‘kecelakaan teknis’ ini adalah malapetaka bagi siapa pun juga,” ujarnya.
“Tapi
yang saya lihat adalah, pasangan ini dengan tegas namun tenang mencoba
menyelesaikan masalahnya. Lalu melakukan suatu hal yang hanya bisa
dilakukan oleh pribadi yang berjiwa besar, mumpuni dan kalem tentunya,”
ungkap Patty.
Rasa salut yang diungkapkan Patricia ini dikatakannya bukanlah semata karena ia merupakan istri dari salah satu paslon.
“Saya
tahu banyak orang akan mengira saya pastilah ber pendapat seperti ini,
kan saya istri salah satu paslon. Tapi, dalam hal ini cobalah jujur,
apakah yang saya sampaikan itu benar. Cermati saja dan telaah keadaanya.
Kalau anda ada di posisi mereka, apa yang akan anda lakukan?” ujarnya
lagi.
Patricia yang menjadi saksi yang
mengikuti jalannya debat publik ketiga ini mengutarakan bahwa, secara
pribadi dia menilai bahwa pasangan ini merupakan pasangan ideal untuk
menjadi pemimpin.
“Saya rasa, mereka
menunjukkan sikap pemimpin yang sesungguhnya. Tegas dalam menyikapi
masalah, tapi juga tenang dan tidak menggebu-gebu apalagi berlebihan
dalam menyikapinya. Mengayomi dan menyiram kesejukan ke kegalauan
supporter-nya di saat mereka sedang dirugikan, luar biasa. Saya salut
untuk pasangan ini di luar status saya sebagai istri,” ungkapnya lagi.
Dengan
haru Patty mengulang ungkapan rasa salutnya, dan menegaskan bahwa
paslon Djoss adalah pemimpin yang bertindak dengan hati nurani.
“Saya
salut, mereka sosok pemimpin yang mempunyai hati nurani dan nalar untuk
berpikir normal serta bertindak fair. Sekali lagi, terima kasih kepada
Tuhan yang maha kuasa, telah memberikan lindungan, tuntunan dan
kesempatan kepada pasangan ini untuk mengalami ujian ini.
Karena
saya yakin setiap insiden yang mereka lalui dengan baik, membuat mereka
bertumbuh menjadi suatu pribadi yang semakin kuat, tangguh dan mumpuni.
Menang atau tidak itu sudah ada yang mengatur. Tapi untuk saya dan
keluarga, kalian sudah menang. Sikap kalianlah yang membuat kalian
menang di hati kami. You are a true leader Djoss. Dont ever doubt
that!!!!,” ucap istri Sihar. (BCL Comm)

