Haji Djarot
Saiful Hidayat mewakili pasangan nomor urut dua tersebut memaparkan
bahwa banyak hak-hak masyarakat kecil yang dirampas investor. Karena itu
pasangan Djoss akan melindungi hak-hak masyarakat kecil.
Pasangan
yang diusung PDI Perjuangan dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP)
tersebut juga akan memberikan hak-hak perlindungan bagi warga yang
tertindas oleh sistem yang tidak benar. Termasuk memberikan perlindungan
hukum kepada warga yang kerap mendapat intimidasi oleh kepentingan
pihak-pihak tertentu.
Sementara Sihar Sitorus
menambahkan bahwa untuk perempuan, Djarot-Sihar berkomitmen cetak 20
ribu pelaku UKM setiap tahun. Sihar juga mengatakan akan memenuhi hak
hidup layak untuk 7 ribuan lebih guru honorer, SMA/SMK dan sekolah luar
biasa, 16 ribuan perawat dan 15 ribuan bidan.
Paparan
pasangan Djoss ini menuai banyak pujian dari sejumlah akademisi. Salah
satunya Evo M Damanik, MM. Dosen yang mengabdi di salah satu perguruan
tinggi ternama di Medan mengaku dalam paparan pembuka tersebut Djoss
sudah unggul. Karena mereka mengakomodir segala persoalan di Sumut.
Karena
itu, menurut Evo warga Sumut harus dapat melihatnya sebagai bukti bahwa
pasangan Djoss yang mengakomodir penuntasan persoalan yang ada di
Sumut.
"Dari paparan itulah kita bisa belajar, siapa yang dapat
memaparkan persoalan dan solusi dalam visi misi. Hanya Djoss,"
katanya.(bcl comm)

