![]() |
| Komunitas Berani Jalan, relawan Djoss, menyambangi satu per satu masyarakat untuk menyerap aspirasi warga Sumatera Utara, di Medan, Sabtu (9/6). |
Seperti
yang dilakukan Komunitas Berani Jalan, relawan Djoss. Mereka turun ke
jalan-jalan di Kota Medan, Sabtu (9/6/2018) dengan menggunakan mobil
boks yang betuliskan ‘Djoss’ dan ‘2 Pasti Beda’.
“Kami
meminta masyarakat menuliskan aspirasinya untuk Djoss dalam selembar
kertas. Aspirasi ini kemudian ditampung dalam mobil Djoss untuk kemudian
disampaikan ke Pak Djarot dan Bang Sihar,” kata Uty, salah satu
relawan Berani Jalan, saat mengunjungi salah satu kedai di Medan
Tuntungan.
Berwana merah putih, Mobil Djoss
bergambar ilustrasi kerukunan warga Sumut yang berasal dari berbagai
latar agama dan budaya.
“Ini mencerminkan visi Djoss, Sumut untuk
semua,” ujar perempuan berhijab ini.
Alamsyah
(30), salah satu warga, membuka sedikit aspirasi yang dia sampaikan ke
Mobil Djoss. Menurutnya, Sumut ke depan butuh pemimpin bersih dari
korupsi.
“Sudah muak kalilah aku dengan korupsi
dan pungli di Sumut ini. Sudah dua gubernur gol karena korupsi. Mau
jadi apa Sumut kalau begini terus? Sumut butuh perubahan,” ujar Alamsyah
yang bekerja di dunia kreatif ini.
Sementara itu, Rahmat (51), warga lainnya, ingin pemimpin Sumut ke depan dapat menjamin pelayanan kesehatan dan pendidikan.
“Biaya
berobat dan sekolah anak makin mahal. Kalau ini dijamin, tentu rakyat
senang karena penghasilan bisa buat memenuhi kebutuhan yang lain,”
ujarnya.
Setiap warga yang telah menyampaikan
aspirasi diberi sebuah kenang-kenangan berupa poster dengan hastag
#PerubahanSudahDekat. Mobil Djoss ini akan keliling Sumut selama masa
kampanye Pilgubsu 2018.(bcl comm)

