Jakarta, Setara Post
Kondisi mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dipastikan aman. Kepolisian sudah mengevakuasi Ahok dan tahanan lainnya dari napi teroris yang kini menguasai enam blok rutan Mako Brimob Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat.
Kadiv Humas Polri Irjen Setyo Wasisto menjelaskan evakuasi terhadap Ahok dan tahanan lainnya sudah dilakukan agar tidak menjadi sandera bagi napi teroris.
Meski tidak tinggal di blok rutan yang dikuasai napi teroris, namun langkah evakuasi ini sebagai tindakan antisipasi korban penyanderaan.
Sebelumnya, dari kerusuhan rutan blok C, napi teroris menyandera enam anggota polisi. Lima diantaranya tewas dan satu berhasil dibebaskan melalui negosiasi.
"Makanya itu perhitungan yang kami perhitungkan," ujar Setyo kepada wartawan, Kamis (10/5).
Lebih lanjut Setyo menjelaskan Ahok dan napi lainnya masih berada di dalam Kompleks Mako Brimob Kelapa Dua dan tidak bisa keluar. Sejauh ini blok A, B, dan C sudah dikuasai teroris. Ia meminta doa agar seluruh tahanan termasuk Ahok dalam kondisi baik.
"Semoga mereka dalam kondisi yang baik," ujar Setyo.
Sebelumnya, Fify Letty Indra, pengacara dan adik Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok, menerima banyak telepon setelah terjadi kerusuhan Mako Brimob pada Selasa malam sampai Rabu dinihari, 8-9 Mei 2018.
“Dari semalam sampai tadi pagi, banyak yang telepon dan kirim WhatsApp, pertanyakan soal keamanan Bapak Ahok,” kata Fifi saat dihubungi Tempo, Rabu pagi. Fify yakin Ahok yang ditahan atas kasus penistaan agama tetap aman di Mako Brimob. “Sudah percaya aman, doa Mazmur 91 kalau Bapak (Ahok) aman dalam lindungan-Nya,” ujar Fify. (dbs)
Mako Brimob Rusuh, Polisi: Sel Terpisah dari Blok Teroris, Ahok Aman
Kamis, 10 Mei 2018 | 10.07 WIB
SETARAPOST24 NEWSLETTER
Ikuti Kami
di sini!
KOMENTAR

