Kunjungi Padangsidimpuan, Djarot Jenguk Korban Banjir dan Perkenalkan 3 Kartu Untuk Masyarakat Sumut

Rabu, 30 Mei 2018 | 14.19 WIB

Bagikan:
Padangsidimpuan, SetaraPost - Serangkaian kunjungan Cagub Sumut Djarot Saiful Hidayat di Kota Padangsidimpuan, menyempatkan diri bertemu dengan masyarakat korban banjir bandang tahun lalu dan memperkenalkan sejumlah program yang akan diluncurkan buat masyarakat bila terpilih menjadi Gubernur Sumatera Utara Priode 2018-2023.

Didamping Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Padangsimpuan Taty Ariani Tambunan, SH dan Sekretaris Rudi Hermanto Harahap, Djarot Saiful Hidayat bersilaturahmi dengan ibu-ibu di kediaman salah seorang warga di Jl Kenanga, jalan Kenanga Gang Afiat Kelurahan Ujung Padang, Kecamatan Padang Sidempuan Selatan, Kota Padang Sidempuan Sabtu 26 Mei 2018 sekira pukul 12:30 Wib.

Blusukan kali ini untuk bersilaturahim dengan masyarakat korban banjir bandang dan ibu-ibu perwiritan yang tumpah ruah di sepanjang Jl Kenanga menanti kehadiran calon Gubsu yang diusung PDI Perjuangan dan PPP itu.

Di hadapan ibu-ibu ini, Djarot Saiful Hidayat mengatakan, bahwa pasangan Djarot-Sihar akan meluncurkan Kartu Sumut Keluarga Sejahtera (KSKS), dengan memberikan bantuan berupa pinjaman lunak.

"Dengan catatan ada usaha. Dan tujuan diberikan bantuan modal, supaya tidak terjerat rentenir," tuturnya.

Selain di bidang ekonomi kerakyatan, Djarot juga menyampaikan program DJOSS di bidang pendidikan yaitu Kartu Sumut Pintar (KSP) yang bertujuan membantu pelajar tidak mampu yang mengenyam pendidikan di SMA/SMK maupun Aliyah.

Besaran dananya Rp1,2 juta per tahun. Kemudian pelajar yang pintar ingin melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi negeri akan mendapat beasiswa sebesar Rp12 juta per tahun.

"Uangnya digunakan untuk memenuhi kebutuhan si pelajar dan disalurkan langsung ke rekening masing-masing," ucap Djarot.

Sedangkan di bidang kesehatan, pasangan Djarot-Sihar akan meluncurkan Kartu Sumut Sehat (KSS), dimana setiap masyarakat tidak mampu yang berobat ke rumah sakit, termasuk ibu-ibu bersalin, akan bebas biaya perobatan.

"Jangan lagi ada masyarakat tak mampu harus menahan sakit karena ketiadaan biaya perobatan. Biayanya kita tanggung dengan APBD," ujarnya.

Usai acara silaturahmi dengan Warga di Lingkungan VI, Kelurahan Ujung Padang, Kecamatan Padang Sidempuan Selatan, Djarot Saiful Hidayat langsung melihat kondisi lokasi pemukiman warga akibat meluapnya sungai Batang Ayumi dan langsung berjalan kaki menelusuri tebing sungai Batang Ayumi yang diterjang banjir bandang dua tahun lalu.

Sekretaris DPC PDI Perjuangan Padangsidimpuan Rudi Hermanto Harahap menyampaikan bahwa ketika sungai ini meluap sekitar bulan Maret 2017, mengakibatkan banyak rumah terendam banjir. Akibat luapan sungai tersebut, pohon kelapa setinggi kurang lebih 10 meter di tepian sungai sampai terendam, dan menghayutkan sebagian rumah warga.

Di hadapan masyarakat setempat, Djarot menjelaskan solusi mengatasi banjir Sungai Batang Ayumi dengan membangun beronjong agar luapan air tidak mengenai permukiman penduduk. "Di hulu sungai, stop pembalakan liar, stop alih fungsi hutan," imbuh Djarot dengan nada tegas.

Dalam kunjungan itu, Djarot berpesan dan mengajak seluruh warga Kota Sidempuan bersama-sama menjaga keasrian lingkungan tempat tinggal masing-masing dan melestarikan hutan. (Sya)
Bagikan:
KOMENTAR