Warga Medan Bingung, Bantuan Tunai Yang Terdampak Covid 19 Belum Terealisasikan

Jumat, 15 Mei 2020 | 22.41 WIB

Bagikan:
Medan - Setarapost. Warga medan sekitarnya bertanda tanyak mengenai bantuan tunai sebesar Rp.600.000 yang diduga belum terealisasi oleh Dinas Sosial (Dinsos) Medan selama tedampak Virus Corona ( Covid - 19).  Hironisnya ada beberapa warga yang diduga sudah mendapatkan Kartu Keluarga Sejahtera (KKS), bantuan tunai Covid 19 sebesar Rp.600.000.

Beberapa warga Kecamatan Medan Maimun yang tidak mau dicantumkan namanya, saat dikonfirmasi Setarapost.com, Kamis (14/5/2020) mengatakan" Taunya kami yang diduga dana tunai Covid 19 sebesar Rp.600.000 sudah keluar, dari perangkat kelurahan kami masing - masing. Disitu, kami disuruh membawa Kartu Keluarga (KK) dan Kartu Tanda Penduduk (KTP) yang asli ke BANK BRI Simpang Limun. Selanjutnya, pihak BANK BRI menyuruh kami untuk menukarkan KKS yang kami dapatkan seperti KTP,  disalah satu warung kecil dijalan Sakti Lubis. Kemudian KKS kami digesekan dimesin penggesek dan selanjutnya,  kami mendapatkan sembako berupa beras 20 Kilo, gula 4 kilo, minyak makan 4 liter dan telor 2 papan" pungkasnya.

Kepala Dinas Sosial Medan Endar Lubis, saat dikonfirmasi Setarapost.com diruang rapat III lantai IV kantor Walikota Medan, Jum'at (15/5/2020) mengungkapkan, bahwa bantuan tunai Covid 19 belum turut dari pusat sampai sekarang.

" Siapa yang bilang sudah turun dana tunai Covid 19. Kalau masalah bantuan warga yang disuruh datang ke BANK BRI, saya tidak tau. Coba tanyakan langsung ke pihak BANK BRI, bantuan apa yang disalurkan kewarga itu. Setau saya, mengenai batuan dana tunai Covid 19 yang sudah turun, warga / masyarakat Medan sekitarnya dapat mengambilnya dikantor Pos. Bahkan bantuan dana tunai tersebut, sampai tiga bulan disalurkan kewarga  nantinya" ujar Endar Lubis. Afd
Bagikan:
KOMENTAR

TERKINI