\n\n

Tewasnya Anggota Sat Sabhara Polrestabes Medan, Membuat Rekan Seprofesinya Merasa Ke Hilangan Bripda Doni Setiawan.

Senin, 30 Maret 2020 | 14.39 WIB

Bagikan:
Medan - Setarapost. Satuan (Sat) Sabhara Polrestabes Medan Jalan Putri Hijau Medan, berduka sedalam - dalamnya. Atas tewasnya personel Sat Sabhara Polrestabes Medan bernama Bripda Doni Setiawan, Sabtu (28/3/2020) pada pukul 13:00 Wib.

Berawal kejadian yang menimpa korban Bripda Doni Setiawan, saat rekan seprofesinya bernama Bripda Kurnia Hardiaz (22) warga Dusun 2, Desa Perbarakan, Kecamatan Pagar Merbau, Kabupaten Deliserdang. Datang kekantin Sat Sabhara Polrestabes Medan ingin makan siang. Usai makan siang Bripda Kurnia Hardiaz pun beranjak kekamar barak yang terletak dilantai 2 Sat Sabhara Polrestabes Medan. Disitu, Bripda Kurnia Hardiaz bertemu dengan rekan - rekan seprofesinya yang termasuk Bripda Doni Setiawan (21) yang tinggal dibarak itu.Selanjutnya, ia masuk dan bergabung dengan rekan - rekanya tersebut.

Lalu  Bripda Dani Dizky (23) mengambil senjata jenis Glock dari pinggang Bripda Kurnia Hardiaz. Beberapa saat kemudian , senjata api yang masih dalam keadaan magazine terpasang dan dikembalikan kepada Bripda Kurnia Hardiaz. Oleh Bripda Kurnias Hardiaz, senjata miliknya diletak samping kiri posisi yang sedang tiduran. Usai mengembalikan senjata tersebut, Bripda Danipun langsung turun kebawah menuju kamarnya.

Diduga pada saat Bripda Kurnia Hadiaz tidur, senjata Glock miliknya diambil oleh Bripda Doni Setiawan dan menembak kepalanya sendiri hingga mengakibatkan luka tembak di kepala bagian kiri menembus bagian kananya.

Usai kejadian, Tim INAFIS Polrestabes Medan dan personel lainya tiba di lokasi untuk melakukan olah TKP dan dari olah kejadian tempat perkara, Polisi berhasil mengamankan barang bukti berupa : 1 unit senjata pistol jenis Glock milik Bripda Kurnia Hadiaz, 1 magazine berisi 12 butir peluru caliber 9 mm, pecahan proyektil peluru, 1 selongsong peluru, 2 Hp milik korban, 1 tas pinggang berisi 5 butir peluru laras panjang dan 2 butir peluru pistol.

Menurut informasi yang dihimpun dari berbagai sumber, Polrestabes Medan atas kejadian ini sedikitnya telah memeriksa 3 orang rekan korban termasuk Bripda Kurnia Hadiaz, Bripda Ari Suzana, Bripda Dani Dizky.

Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Jonny E. Isir saat dikonfirmasi membenarkan kejadian yang menimpa anggotanya itu.

“Benar bang, kasusnya lagi diselidiki,”ucap Kapolrestabes Medan via pesan WhatsApp. Selasa (28/3/2020) malam. Afd
Bagikan:
KOMENTAR