\n\n

4 Cakada di Sumut dapat Rekom PDI Perjuangan, Akhyar dan Bobby Belum Jelas

Rabu, 19 Februari 2020 | 11.48 WIB

Bagikan:
Medan, Setara Post
Dewan Pimpinan Pusat DPP PDI Perjuangan telah resmi mengumumkan 4 calon kepala daerah untuk bertarung pada pilkada mendatang. Namun dalam pengumuman tersebut, Calon Walikota Medan masih belum diumumkan.

Seperti diketahui, PDI Perjuangan akan mengumungkan siapa saja jagoan yang diusung di Pilkada 2020, Rabu hari ini  (19/2/2020). Pengumuman akan disampaikan langsung oleh ketua umum PDIP Megawati Sukarnoputri di DPP PDIP Jakarta.

merujuk pada surat DPP dengan nomor : 1196/IN/DPP/ 2020 dengan perihal Undangan Kepada Ketua DPD dan Calon Kepala Daerah, ada 4 Kabupaten/Kota di Sumut yang ikut di umumkan Hari ini yaitu : Kabupaten Samosir, Kota Gunung Sitoli, Kabupaten Humbang Hasundutan dan Kabupaten Nias Selatan.

Sedangkan untuk Calon Walikota Medan yang sudah dinanti nanti masyarakat maupun kader partai ini masih belum diumumkan pada hari ini.

Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto, Selasa (18/2/2020) menuturkan, pengumuman ini baru permulaan. Di mana mayoritas yang diumumkan adalah para petahana.

"Pada gelombang I ini, sebagian besar pasangan calon yang diusung PDI Perjuangan merupakan kepala daerah incumbent (petahana)," jelas Hasto.

Adapun Nama-nama yang tercantum dalam Rekomendasi tersebut adalah sebagai berikut :

Samosir, Calon Bupati dan Wakil : Drs. Rapidin Simbolon, MM dan Ir. Juang Sinaga.

Kota Gunung Sitoli Calon Walikota dan Wakil : Ir. Lakhomizaro Zebua dan Sowa'a Laoli SE. M.Si

Kabupaten Humbang Hasuduntan Calon Bupati dan Wakil : Dosmar Banjarnahor SE dan Ir. Yanto Sihotang

Kabupaten Nias Selatan Calon Bupati dan Wakil : Dr. Hilarius Duha SH. MH dan Firman Giawa SH MH.

Sedangkan untuk Kota Medan, sebagaimana diketahui sejumlah nama yang sudah mendaftar ke partai berlambang banteng ini yang diantaranya Bobby Nasution dan juga Plt Walikota Medan Akhyar Nasution masih belum diumumkan oleh DPP PDI Perjuangan.

Begitu juga dengan Jawa Tengah menjadi daerah yang mendapat sorotan. Selain menjadi kandang banteng, nama putra Presiden Joko Widodo atau Jokowi, Gibran Rakabuming Raka, yang maju di Solo ditunggu untuk mendapatkan tanda tangan Megawati.

Namun, PDIP Jateng memberi sinyal Solo belum akan diputuskan. Yang sudah mendapatkan kejelasan adalah Wonogiri, Sragen, Semarang, Grobogan, Klaten, dan Boyolali.

Benar saja, Hasto Kristiyanto mengatakan, untuk Solo tidak akan diumumkan. bukan karena belum siap. Tapi menunggu 23 Februari.

"Pada dasarnya Kota Solo sudah siap. Tapi sesuai aspirasi, setelah 23 Februari," ungkap Hasto.

Sebagai contoh, dia menerangkan Bali sudah siap. Namun, karena alasan merayakan hari raya Galungan, maka pengumumannya ditunda.

Nantinya, Solo akan diumumkan bersamaan dengan Bali dan Makassar, terkait siapa bakal calon kepala dan wakil kepala daerah yang akan diumumkan PDIP.


"Jadi besok dipastikan Solo, Makassar dan seluruh kabupaten/kota di Bali belum diumumkan. Nanti Solo, sama-sama dengan Bali dan Kota Makassar," jelas Hasto. (dbs)
Bagikan:
KOMENTAR