\n\n

Mensos Juliari P Batubara Puji Kerukunan Hidup Masyarakat Tapsel

Senin, 06 Januari 2020 | 15.09 WIB

Bagikan:
Tapanuli Selatan - Setarapost
Kerukunan hidup antar umat beragama di Kabupaten Tapanuli Selatan memperoleh perhatian khusus dari Menteri Sosial Juliari P Batubara dan berharap menjadi contoh dan  inspirasi bagi daerah lain.

"Sejarah panjang dan melegenda ke seluruh Indonesia mencatat bahwa Sipirok (Tapanuli Selatan) terkenal masyarakatnya hidup rukun dan sangat toleran walau beda keyakinan," Ujar Juliari saat hadir di tengah jemaat HKBP dalam kegiatan Ibadah Raya Zending Pekabaran Injil HKBP, di Sipirok, Minggu 5 Januari 2020.

Oleh karenanya ia datang dengan hati yang gembira dan melihat langsung dan merasakan kerukunan umat beragama di Kabupaten Tapanuli Selatan  khususnya Kecamatan Sipirok dan berpesan kepada warga jemaat HKBP (Huria Kristen Batak Protestan) untuk tetap menjaga kerukunan tersebut.

"Kalau ada masalah yang besar diperkecil dan yang kecil dihilangkan, dengan demikian Sipirok, Tapanuli Selatan, Sumatera Utara dan pada akhirnya bangsa dan negara Indonesia hidup damai, tertib, aman dengan suasana harmoni," katanya.

Juliari yang juga warga asli HKBP menjelaskan bahwa dengan hidup damai, pemerintah pun akan dapat menjalankan pembangunan nasional dengan baik demi mencapai cita-cita nasional yaitu Indonesia Maju.

Dia juga berpesan agar jemaat HKBP tidak terpengaruh apalagi menyebar berita bohong (hoax) bahkan yang sifatnya hasut menghasut dan menyebarkan ujaran kebencian.

Sebelumnya Bupati Tapanuli Selatan Syahrul M.Pasaribu dalam sambutannya mengucapkan selamat datang kepada Menteri Sosial Juliari P Batubara yang didampingi isteri beserta rombongan lainnya.

Kepada Mensos, Syahrul menyampaikan mulai dari orde lama, ke orde baru, dan ke orde reformasi Sipirok (Tapanuli Selatan) sudah menjadi contoh kerukunan umat beragama di negara Indonesia.

Syahrul juga mengatakan, meski Tapanuli Selatan didominasi umat muslim namun perhatiannya sangat tinggi kepada umat kristiani.

Seperti melalui Badan Koordinasi Antar Gereja (BKAG) Pemkab memberikan insentif bagi guru sekolah minggu, demikian juga insentif kepada para guru mengaji, dan nazir masjid.

Kegiatan yang dihadiri para sejumlah kepala daerah seperti Bupati Tobasa, Bupati simalungun, Ephorus HKBP, Forkopimda Tapanuli Selatan, Raja Panusunan Bulung Haruaya Napa-napa ni Sibuali-buali, dan jamaat HKBP juga dilakukan penanaman pohon di Sipirok.(Saut Togi Ritonga)
Bagikan:
KOMENTAR