\n\n

Walikota Padangsidimpuan Hadiri Peresmian Kopi Takar Cafe

Senin, 09 Desember 2019 | 18.00 WIB

Bagikan:
Padangsidimpuan - Setarapost
Walikota Padangsidimpuan Irsan Efendi Nasution, SH menghadiri undangan syukuran atas peresmian Kopi Takar Cafe Dan Ayam Geprek Bandung di Jl. Imam Bonjol No. 92 Padangsidimpua, Minggu 8 Desember 2019

Rieska Winda Ritonga S. Sos, B. Commun, Direktur Utama Kopi Takar Cafe Padangsidimpuan dan Ayam Geprek Bandung ini sangat memohon doa restu dan dukungan seluruh warga masyarakat Kota Padangsidimpuan, khususnya Walikota Padangsidimpuan agar usaha kuliner yang mengangkat tema Angkola Mandailing ini bisa menjadi destynasi Wisata, baik bagi warga Kota Padangsidimpuan ini sendiri dan terlebih untuk pendatang.

Produk unggulan dari Kopi Takar Cafe ini adalah Kopi Takar itu sendiri yang merupakan kearifan lokal Angkola Mandailing. Disajikan dengan kopi Sipirok arabica premium, gula aren dan kulit manis.

Wanita yang masih tergolong millenial ini adalah lulusan Universitas Indonesia dan Universitas Queensland, Australia dulu merupakan seorang eksekutif dan  memilih membuka usaha, keluar dari zona nyaman untuk tujuan membantu UKM – UKM yang ada di Padangsidimpuan ini, dengan menonjolkan khas kedaerahan dan juga menciptakan lapangan pekerjaan.

Walikota Padangsidimpuan Irsan Efendi Nasution, pada acara tersebut mohon maaf atas keterlambatannya, karena beliau baru sampai perjalanan dari jakarta. “ Sesungguhnya saya akan selalu hadir lebih awal, lebih baik saya menunggu karena saya sadar, saya adalah pelayan dikota Padangsidimpuan ini."ujarnya.

Walikota mengaku sangat bangga atas kehadiran Kopi Takar Cafe di Padangsidimpuan sebagai salah satu ekonomi kreatif yang akan berkontribusi bertumbuhnya ekonomi di Padangsidimpuan.

Menurutnya, hampir diseluruh Kota di Indonesia, tren kopi ini dalam kurun waktu 3- 4 tahun ini menyumbangkan perputaran ekonomi yang sangat signifikan. Apalagi diketahui bahwa kopi terbaik itu dihasilkan oleh bumi Tapanuli Bagian Selatan ini, dan kehadiran kopi takar ini menambah khasanah atau pilihan dan tentu akan menjadi ikon Kota Padangsidimpuan.

Irsan juga menyampaikan bahwa Kota Padangsidimpuan merupakan Kota yang sangat kecil, dengan sumber daya alam yang sangat terbatas.

" Pilihan kita adalah bagaimana mendorong lahir sumber daya – sumber daya buatan agar ekonomi tumbuh, salah satunya adalah bagaimana menciptakan berbagai ikon di Kota Padangsidimpuan yang menjadi penarik minat orang untu berkunjung ke Padangsidimpuan."ujarnya. (Saut Togi Ritonga)
Bagikan:
KOMENTAR