Anak Penjual Kue ini Calonkan Diri Jadi Walikota Medan

Selasa, 17 Desember 2019 | 13.25 WIB

Bagikan:
Medan - Setarapost. Nasib tidak ada yang tau kedepanya. Pasalnya, Budi Irawansyah ST, yang anak seorang pedagang kue yang kini menjadi seorang pengusaha mencalonkan diri jadi Walikota Medan ditahun 2020.

Budi Irwansyah yang mudah tersenyum dan gemar membantu masyarakat kurang mampu ini, majukan diri mencalonkan Walikota Medan guna membenahi Kota Medan yang dianggap masyarakat selama ini diduga bobrok.

Budi Irwansyah, ST, saat ditemui Setarapost.com diruang kerjanya, Senin ( 16/12/2019) mengatakan"  Saya beranikan diri mencalonkan Walikota Medan ditahun 2020, guna membenahi kota Medan yang dianggap masyarakat kurang memuaskan. Yang artinya, akan kita benahi masalah banjir yang selama ini diresahkan masyarakat kota Medan sekitarnya. Kita juga akan membenahi kemacetan karena banyaknya kendaraan yang masuk dikota Medan ini" Ujarnya.

Lanjut Budi, untuk dunia pendidikkan buat generasi penerus bangsa juga, akan kita tingkatkan. Seperti banyaknya sekolah - sekolah tingkat SD, SMP dan SMA banyak yang rusak sehingga tidak layak digunakan, akan kita benahi juga agar siswa / siswi dapat nyaman mengikuti pelajaran yang diajarkan oleh gurunya masing - masing. Intinya, kita akan selalu mendukung program Presiden RI  bapak Jokowi yang selalu membantu masyarakat Indonesia.

" Kalau masalah pajak kendaraan dan pajak lainya yang dianggap masyarakat Kota Medan berat, akan kita ringankan juga" Ucap Budi.

Saat disinggung mengenai akan digusurnya rumah masyarakat yang tinggal dipinggiran sungai sehingga membuat masyarakat resah, Budi mengungkapkan, akan kita buatkan rumah susun buat masyarakat tersebut. Kalau masyarakat tidak mau kita buatkan rumah susun untuk tempat tinggal mereka, kan bisa kita buatkan surat tanah rumah mereka. Karena kalau masyarakat yang sudah puluhan tahun tinggal dipinggiran sungai, itu sudah bisa dibuatkan surat tanahnya dikantor Badan Pertanahan Nasional (BPN). Intinya saya tidak mau membuat masyarakat susah,  karena saya pun  keturunan orang susah juga. Alhamdulillah atas ijin oleh Allah SWT, makanya saya menjadi seorang pengusaha.

" Ibu saya dulu hanya seorang pedangan kuweh dan ayah saya seorang PNS. Itu dilakukan ibu saya untuk membantu ekonomi ayah saya, yang gajinya kecil di PNS. Tiap pagi sebelum  berangkat sekolah, saya jajahkan dagangan kuweh ibu ke beberapa perkampungan diperumnas Mandala Medan. Kalau tidak habis dagangan kuweh ibu, saya jualkan juga ke sekolah saya usai jam belajar kepada temen - temen sekolah saya". Jelas Budi Irwansyah, ST. Afd
Bagikan:
KOMENTAR

TERKINI