\n\n

PB Himpas Minta DPRD Sidimpuan Jangan Korbankan APBD Hanya Karena AKD

Minggu, 17 November 2019 | 17.17 WIB

Bagikan:

Padangsidimpuan - Setarapost
Kecaman terhadap DPRD Kota Padangsidimpuan yang dinilai tidak mampu "mengurus diri sendiri" membentuk Alat Kelengkapan Dewan (AKD), terus mengalir dari berbagai elemen masyarakat.

Kali ini, Pengurus Besar (PB) Himpunan Mahasiswa Pemuda Solider (HIMPAS) menyampaikan rasa kekecewaan nya terhadap anggota DPRD Kota Padangsidimpuan yang masih berpolemik dalam pembentukan AKD.

" Bagaimana bisa rakyat bisa berharap kepada wakil rakyat, bila hanya membentuk Alat kelengkapannya saja sudah penuh dengan intrik, konon lagi membahas dan menyelesaikan persoalan rakyat. " Pungkas A.R.Nainggolan Aktivis Sekaligus Dewan Pendiri PB HIMPAS kepada wartawan di Padangsidimpuan, Minggu 17 November 2019.

Menurutnya, rakyat tidak perduli persoalan yang terjadi di dalam rumah rakyat itu, yang penting bagi mereka adalah ketika berbicara tentang kepentingan rakyat, maka para wakil rakyat harus mementingkan kepentingan rakyat diatas kepentingan apapun.

Ada kepentingan rakyat yang besar terhadap Anggaran Pembangunan Belanja Daerah (APBD) yang harusnya segera dibahas dan di tetapkan DPRD. " Para wakil rakyat hendaknya tidak menjadikan diri sebagai penghempang kelangsungan roda pemerintahan dan pembangunan kota Padangsidimpuan."tandasnya.

Pimpinan dewan yang sudah dibentuk berdasarkan peraturan perundang undangan  diminta segera membentuk AKD tanpa intrik intrik politik yang tidak sehat.

" Jangan gara gara tidak terbentuknya AKD, maka APBD kota Padangsidimpuan tidak bisa disahkan sampai tanggal 30 November ini. Kita  tidak peduli adanya kubu kubu di rumah rakyat itu, yang jelas, kewajiban dewan itu harus terlaksana karena mereka bekerja untuk rakyat dan digaji bukan untuk berpolemik."Ujar Nainggolan.

Hal senada juga diungkapkan  Asrul A. Harahap selaku Penasehat PB Himpas Ini menilai para wakil rakyat di DPRD Kota Padangsidimpuan yang masih di awal menjabat sudah mempertontonkan ketidak pro an terhadap rakyat.

" Ayolah jangan bersifat kekanak kanakan, kalau AKD ini belum juga dibentuk, bagaimana mau membahas APBD 2020 yang tinggal 13 hari lagi harus sudah kelar.

Jangan kalian korbankan kepentingan 216.000 jiwa lebih yang ada di kota Padangsidimpuan hanya karena ego masing masing atau pun sikap belum move on atas hasil Pilkada ataupun Pileg yang lalu  sebab DPRD bukan ajang balas dendam, atau pun untuk mendapatkan sesuatu."pungkasnya.

Selanjutnya, Asrul meminta Dprd untuk segeralah bentuk AKD, dan segeralah bahas APBD yang notabenenya untuk kemajuan dan kesejahteraan kota padangsidimpuan agar selesai sebelum batas waktu yang ditentukan.(Saut Togi Ritonga)
Bagikan:
KOMENTAR