\n\n

Walikota Padangsidimpuan Tutup Pelatihan Guru Yang Digelar CPFI

Kamis, 19 September 2019 | 20.24 WIB

Bagikan:
Padangsidimpuan  - Setarapost.
Walikota Padangsidimpuan Irsan Effendi Nasution, SH menutup pelatihan Bakti - PT. Charoen Pokphand Indonesia Tbk melalui Charoen Pokphand Foundation Indonesia (CPFI)  kepada guru Pendidik dalam Penguatan Karakter  yang digelar di  gedung balai Staita, Jalan Enda Mora (eks jalan Mawar) Kelurahan Ujung Padang Kota Padangsidimpuan, Kamis 19 September 2019.

“ Pelatihan ini kiranya dapat menjadi motivasi guru untuk terus meningkatkan kegiatannya sebagai tenaga pendidik. Ilmu yang di dapat kiranya dapat di implementasikan sehingga pelatihan seperti ini dapat berhasil guna dan berkelanjutan.” Ujar Walikota Irsan Effendi Nasution.

Walikota juga mengucapkan terimakasih kepada PT. Charoen Pokphand Indonesia Tbk melalui Charoen Pokphand Foundation Indonesia (CPFI)  yang telah memilih Kota Padangsidimpuan sebagai lokasi CSR nya untuk menyelenggarakan pelatihan kepada guru yang membawa narasumber dari Fakultas Psikologi Universitas Diponegoro (UNDIP) Semarang.

Pada kesempatan itu, Walikota juga meminta beberapa peserta pelatihan menyampaikan ilmu yang diterima nya selama dua hari pelatihan yang dilaksanakan untuk memastikan materi dapat diterima para guru dan terus dikembangkan.

Sekjend Charoen Pokhpand Foundation Andi Magdalena Siadari SH, MH pada kesempatan itu menyampaikan kegiatan ini mengambil konsep Guru “Ideal” (Inspiratif, Dedikatif, Empatik, Ber-Akhlak mulia dan Berbudi Luhur) sedangkan materi khusus tentang pendidikan karakter tim fasilitator yang berasal dari Fakultas Psikologi Universitas Diponegoro (UNDIP) Semarang.
Progam Bakti Pada Guru ini untuk mengingatkan atau merefresh kembali atau membangun karakter bangsa Indonesia dan menggelorakan jiwa pancasila.
mengembalikan semangat Kihajar dewantara dalam pembelajaran dan mampu mengelola manajemen kelas.
Pembinaan oleh Guru akan menjadi teladan utama pembentukan karakter generasi muda dalam usia mencari jati dirinya. Dengan penguatan pendidikan karakter, generasi muda akan bisa memiliki jiwa kejuangan dan nilai-nilai identitas nasional yang kokoh dan terpatri sepanjang hayat dalam rangka menyongsong Generasi Emas Indonesia tahun 2045.

"Kami berkomitmen dengan dedikasi memajukan dunia pendidikan berkarakter dapat meningkatkan taraf hidup ekonomi akan menjadi lebih baik,"ujarnya.

Magdalena juga mengungkapkan CPFI merupakan lembaga sosial yang mewadahi dan mendistribusikan program Corporate Social Responsibility (CSR) PT. Charoen Pokphand Indonesia Tbk. Meski persentase usahanya bidang peternakan, namun 80 persen CSR diberdayakan pada bidang pendidikan.

Sementara Dekan Fakultas Fsikolog Undip DR. Astaning Sakti M.kes, menyampaikan ucapan terimakasih Pada PT Charoen Pokphand yang sudah memberikan kepercayaan pada Fakultas Psikologi UNDIP dalam mengembangkan pelatihan Bakti Pada Guru.

Kerjasama ini sejalan dengan visi Fakultas Psikologi UNDIP dalam mengembangkan pendidikan psikologi keluarga. Karena pendidikan berkarakter merupakan kunci peradaban di masa yang akan datang," pungkasnya.

Kegiatan pelatihan yang berlangsung selama tanggal 18 hingga 19 september 2019, diikuti 56 guru SD dan SMP /Sederajat se kota Padangsidimpuan.

Acara pelatihan yang ditutup pemberian cendera mata dan tor tor yang disertai pemberian ulos  tersebut, juga dihadiri Ketua Sementara DPRD Kota Padangsidimpuan Siwan Siswanto, Kepala Dinas Pendidikan M.Luthfi Siregar, Kepala Dinas Kominfo Islahuddin Nasution, SH, Plt Kaban Baperlitbang M.Jusar Nasution, Dekan Fakultas Psikologi Universitas Diponegoro DR. Hastaning Sakti M.Kes, 4 Dosen dan 7 mahasiswa magang UNDIP. (Saut Togi Ritonga)
Bagikan:
KOMENTAR