Kadis Kesehatan Sumut Dampingi Bupati Labura Sambut Jamaah Haji Kloter XXI
Rabu, 18 September 2019 | 18.27 WIB
Medan, Setara Post
Penyambutan kembalinya jemaah haji Kloter XXI asal Labuhan Batu Utara (Labura) yang baru selesai melengkapi Rukun Islam Kelima di Tanah Suci penyambutan di ruang aula Asrama Haji Medan. Tempat jemaah haji itu diistirahatkan sementara cukup haru dan gembira, pada Sabtu (14/09/2019).
Mungkin terharunya jemaah haji asal Labura itu, bakal bertemu dengan keluarga. Karena kurang lebih 40 hari meninggalkan keluaga, kata jemaah haji yang baru kembali dari Tanah Suci kepada Risman Harahap dari Madya Online Setara Post di Asrama Haji Medan karena melaksanakan ibadah haji ini, bukanlah pekerjaan ibadah yang ringan, ucap jemaah haji tersebut. Boleh dikatakan pelaksana ibadah haji ini, taruhannya nyawa, karena ratusan manusia berlomba-lomba untuk menghampiri Batu Hitam (Azharul Aswad) jika mungkin lagi dapat menciumnya tanpa sabar dan do’a, kita takan dapat mendekati Batu Hitam itu, apalagi sampai dapat menciumnya.
Tapi saya, Alhamdulillah dengan pertolongan Allah SWT berhasil menciumnya, ucap jemaah haji dari Labura itu kepada Setara Post dengan gembira. Dan gembiranya kami ketika sampai di Asrama Haji Medan di Ruang Aula I, kami telah melihat orang tua kami, yaitu Bapak Bupati Labura, H. Khairuddin Sitorus, SE, telah menantikan kedatangan kami kembali dari Tanah Suci. Ini termasuk yang kami gembirakan. Begitu juga ketika kami hendak di lepas dari Labura, Bupati tetap hadir dan sampai-sampai mengantarkan kami ke Asrama Haji Medan, jadi kami jemaah ini tetap berdo’a semoga Bapak Bupati Labura senantiasa dalam lindungan Allah SWT dan kalau Bapak Bupati ini mencalonkan kembali kami Insya Allah mendukung begitu juga apabila keluarganya maju, kami mendukung kata jemaah haji Labura itu menambahkan keterangannya.
Sementara itu dalam sambutannya Bupati Labura mengucapkan kepada seluruh jemaah haji, Labura dan jemaah haji yang bergabung dengan Labura mengucapkan selama tiba di tanah air dan semoga Bapak dan ibu memperoleh predikat Haji Mabrur dan Mabrurah.
Saya mengharapkan juga sampainya nanti di Labura, jagalah nama baik yang telah diperoleh dari Tanah Suci. Tingkatkan amal ibadah, dan kalau di Tanah Suci rajin Sholat ke masjid sampai di Tanah Suci juga rajin ke masjid.
Di samping itu juga, tunjukkan akhlak yang baik kepada masyarakat dan rajin bersedekah. Inilah salah satu tanda-tanda haji Mabrur dan Mabrurah, kata Bupati Labura, dalam sambutanya yang sempat di rekam Setara Post, begitu juta keterangannya kepada Risman Harahap dari Setara Post, ketika belum memberikan sambutannya di Asrama Haji Medan kepada jemaah.
Perlu diketahui ketika Bupati Labura H. Khairuddin Sitorus, SE sambut jemaah Labura tidak sendiri, melainkan didampingi stafnya dan disaksikan sebagaian panitia Haji Embarkasi Medan.
Tidak ketinggalan juga pada sabtu itu turut Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sumut Dr. H. Alwi Mudjahid Hasibuan, M.Kes yang belum ada dua bulan memangku jabatannya itu, damping Bupati Labura sambut kembalinya jemaah haji Kloter XXI, sedangkan jemaah haji Kloter XXII yaitu Kloter terakhir dari Embarkasi Medan, Minggu, (15/09/2019) telah tiba dengan selamat di Bandara Kualanamu, Deli Serdang dan di Asrama Haji Medan.
Pada kesempatan itu Hj. Sabrina, Sekwildasu yang pernah memangku pelaksana tugas Bupati Labuhan Batu yang pada minggu itu mewakili Gubsu H. Edy Rahmayadi dalam arahannya kepada seluruh jemaah haji yang telah kembali dari Tanah Suci, tingkatkan amal ibadah, seperti yang bapak ibu laksanakan di Tanah Suci dan tingkatkan ketaqwaan kepada Allah SWT dan perbaiki hubungan silaturahmi, sejalan dengan itu, Hj. Sabrina atas nama Pemprovsu mengucapkan terima kasih kepada seluruh panitia yang telah membantu kelancaran tugas pelaksanaan ibadah haji, Embarkasi Medan 2019 ini, sehingga perjalanan haji ini baik dan bagi jemaah haji yang telah meninggal, semoga Allah SWT dapat menempatkannya di tempat yang sebaik-baiknya. Sedangkan keluarga yang ditinggalkan tabah dan sabar menerima cobaan ini.
Menurut pengamatan Setara Post di lapangan, ketua panitia dan pembantunya kurang memperhatikan tugas sementara wartawan yang tugas siang malam, padahal tidak tertutup kemungkinan berhasilnya lancaranya dan baiknya perjalanan ibadah haji itu, tidak terlepas berita-berita yang ditulis wartawan.
Ironisnya lagi sampai-sampai ada wartawan yang tidak tegur-menegur lagi dengan humas. Perlu diketahui kembalinya Kloter XXI terakhir dari Embarkasi Medan dihadiri /disaksikan ketua PPIH Embarkasih medan Tahun 1440 H/2019 M, H. Iwan Zulhami, SH.,M.AP
Mohon maaf apabila tulisan ini tidak berkenan di hati panitia, tugas saya hanya menyampaikan. (RH)
BERLANGGANAN NEWSLETTER
KOMENTAR
TERKINI
TERKINI

