\n\n

Kapolres Pelabuhan Belawan Kunjungi Kakek Yang Tinggal di Gubuk Reot

Rabu, 24 Juli 2019 | 10.52 WIB

Bagikan:
Belawan - Setarapost.
Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP H.Ikhwan Lubis SH MH, tidak segan - segan mengunjungi rumah orang yang tinggal digubuk. Pasalnya, orang nomor 1 di Polres Pelabuhan Belawan ini mengunjungi  Kakek Sampah (77) warga Labuhan Kelurahan Tangkahan, Kecamatan Medan Labuhan, yang tinggal digubuk reyotnya hampir  roboh , Selasa(23/07/2019) pukul 10.00 wib.

Mirisnya diusianya yang kini senja, Kakek Sampah yang hidup sendiri  dan tidak layak tinggal digubuk reyotnya sampai puluhan tahun. Tidak pernah mendapatkan bantuan,  dari Pemerintah maupun bantuan Rehab Rumah Tidak Layak Huni (RTL).

Namun Kakek Sampah hanya dapat bersabar, karena diusianya yang sudah senja tidak bisa berbuat apa - apalagi. Kalau untuk makan sehari - hari, Kakek Sampah hanya dapat mengandalkan belas kasihan  warga sekitar maupun kerabatnya.

Yang membuat mirisnya lagi, Kakek Sampah yang hidup tanpa ada anak, tinggal dirumah miliknya bermodalkan tepas saja. Untuk atapnya saja, memiliki ukuran panjang 2X3 meter, dengan kondisi rumah hampir roboh. Apalagi bagian dinding belakang rumahnya yang sudah miring, harus disanggakan pakai kayu. Agar tidak roboh.

Dihadapan Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP. H. Ikhwan Lubis SH MH, Kakek Sampah sudah 30 tahun tinggal digubuk reyotnya.

" Dari mulai berdirinya rumah saya ini, belum ada dilakukan perbaikkan. Karena tidak mempunyai uang. Lagian diumur saya yang sudah tau ini, apa yang mau harus saya lakukan. Mau tidak mau, saya harus bertahan tinggal dirumah saya yang hanya terbuat dari bambu. Bagi saya rumah yang saya buat ini, masih layak huni. Walaupun orang bilang rumah saya ini, sudah tidak layak huni yang dalam keadaan berlantaikan tanah saja dan berlobang. Memang kalau hujan datang airnya pasti masuk, ya mau tidak mau harus bertahanla saya tinggal dirumah saya ini.

" Sampai saat ini, saya belum ada dapat bantuan bedah rumah dari Pemerintah" Ucap Kakek Sampah dengan sedih.

Lanjut Kakek Sampah. Dulu memang ada pamong desa yang nanya ukuran rumah. Habis itu ya enggak datang lagi, jadi cuma nanya-nanya saja.

" Saya berharap, pemerintah kabupaten maupun pemerintah Kota bisa membantu untuk memperbaiki rumah saya. Agar saya bisa nyaman saat tidur di malam hari, dan tanpa ada rasa takut kalau nanti rumah saya roboh" Jelas Kakek Sampah.

Mendengar informasi dari masyarakat, bahwa ada seorang kakek yang tinggal dalam kondisi memperihatinkan diwilayah hukumnya.  Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP. H. Ikhwan Lubis SH MH, dan jajaranya langsung mengunjungi kediaman Kakek Sampah.

"Kami sudah mendatangi rumah Kakek Sampah dengan membawa bantuan sembako dan uang tunai guna meringankan kebutuhan Kakek Sampah sehari-hari.

" Rencana kedepanya, Kakek Sampah akan kita berikan pekerjaan.Kebetulan  Masjid Al Amim Mako Polres pelabuhan Belawan memerlukan tenaga untuk membersihkan mesjid. Nanti kek Sampah akan kita letakkan disitu,"ungkap Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP. H.Ikhwan Lubis SH MH.

Kemudian Kapolres Pelabuhan Belawan, meminta bantuan kepada wartawan yang dekat rumah kek sampah untuk setiap harinya mengantarkan kek sampah  ke Masjid Al amin setiap harinya. (Afd)
Bagikan:
KOMENTAR