![]() |
| Firman Jaya Daeli saat menghadiri Acara Konser Putih Bersatu di GBK, Sabtu (13/4). |
Capres Jokowi dan Ibu Iriana Joko Widodo menghadiri Kampanye dan mendekati ratusan ribu secara langsung dan dengan hangat sembari menyapa rakyat - baik yang berada di dalam maupun di luar GBK. Capres Jokowi juga menyampaikan Pidato Kampanye yang konstruksinya dan isinya berintikan pada keberhasilan dan keberlanjutan Pemerintahan Jokowi dan Kepemimpinan Nasional Jokowi bersama rakyat Indonesia dari periode 1 sekarang ini menjadi 1 periode lagi. Perihal ini semakin berhasil dan bermakna ketika rakyat pemilih menggunakan kedaulatan politik dan hak konstitusional untuk memilih dan memenangkan Jokowi-Amin (01) secara berarti dan signifikan. Kemudian Cawapres K.H. Ma'ruf Amin yang hadir bersama Ibu - menyampaikan Pidato Kampanye ; dan juga Doa.
Hadir juga di Tribune VVIP, antara lain Kepala Staf Presiden dan mantan Panglima TNI Jenderal TNI Purn. Moeldoko yang duduk berdampingan dengan Firman Jaya Daeli (mantan Ketua DPP PDI Perjuangan dan Anggota DPR-RI), Yuli Indriasari (Bendum DPP SUN dan alumni UGM), mantan Gubernur DKI Jakarta Djarot Syaiful Hidayat dan Ibu, Muhammad Lutfi (mantan Menteri Perdagangan RI dan Kepala BKPM RI), Gubernur Jabar Ridwan Kamil dan Ibu. Kemudian hadir sejumlah Pejabat Tinggi Negara, antara lain Ketua DPR-RI, Ketua DPD-RI, Menko Polhukam RI, Menko PMK RI, Menko Kemaritiman RI, Seskab RI, Mendagri RI, Kepala BIN RI, Sidarto Danusubroto (mantan Ketua MPR-RI), Jenderal TNI Purn. Agum Gumelar (mantan Menko Polhukam RI dan Menhub RI), Alwi Shihab (mantan Menlu RI), dan lain-lain. Bendum DPP SUN datang menghadiri bersama Ketum DPP SUN Nur Pandysyah, Sekjen DPP SUN Anton Weka, dan rombongan.
Hadir juga sejumlah tokoh masyarakat, pimpinan Ormas dan NGO/LSM, tokoh dan pimpinan media massa, kalangan aktifis, jurnalis, profesional, ekonomi kreatif, para akademisi/ilmuwan/intelektual/cendekiawan, seniman dan budayawan (antara lain : Goenawan Mohamad, Slamet Rahardjo, dan lain-lain), para politisi senior, pengusaha nasional, dan lain-lain. Tampak sejumlah foto ketika di Tribune VVIP mengikuti rangkaian acara Kampanye, antara lain : tampak dalam foto Kepala Staf Presiden dan mantan Panglima TNI Jenderal TNI Purn. Moeldoko saat bersama dengan Firman Jaya Daeli (mantan Ketua DPP PDI Perjuangan dan Anggota DPR-RI). Ada foto Firman Jaya Daeli saat bersama mantan Gubernur DKI Jakarta Djarot Syaiful Hidayat dan Ibu, Muhammad Lutfi (mantan Menteri Perdagangan RI dan Kepala BKPM RI), Gubernur Jabar Ridwan Kamil dan Ibu, dan Bendum DPP SUN. Ada foto saat Ketua DPR-RI Bambang Susatyo bersama Firman Jaya Daeli, Dr. Yunarto Wijaya (Pengamat Politik dan Peneliti), dan Bendum DPP SUN. Ada juga foto Mendagri RI Tjahjo Kumolo bersama Firman Jaya Daeli dan Pengusaha Nasional Sofyan Wanandi.
Rapat Umum Terbuka ini meski merupakan Kampanye Politik namun acaranya dipersiapkan dan diselenggarakan dengan berbagai rangkaian, bentuk, dan jenis kegiatan kreatif dan positif. Sungguh sangat bernuansa kerakyatan dan kebangsaan dengan semangat milenial dalam Payung Dan Terang Indonesia Maju. Kampanye sungguh-sungguh bersifat nusantara (kerakyatan, kebangsaan, dan kemanusiaan dalam etos semangat Bhinneka Tunggal Ika). Kampanye disemarakkan dengan nuansa keadaban dan kebudayaan melalui atraksi seni dan budaya yang ditampilkan ratusan artis seniman kenamaan dengan warna musik, seni, dan budaya yang aneka ragam.
Rangkaian acara selama Rapat Umum Terbuka (Kampanye) semakin semarak dan dinamis dengan penampilan Grup Slank serta ratusan artis terkenal dan ternama. Hampir 1 juta rakyat yang datang menghadiri Kampanye - dengan bersikap 1 dan berpendirian 1 untuk bertekad 1 dan bertujuan 1 yaitu Memenangkan Jokowi-Amin melanjutkan dan menuntaskan 1 periode lagi dengan 1 maksud dan 1 tujuan yaitu menyelenggarakan, memperjuangkan, menjalankan, dan membumikan Suara Untuk Negeri agar semakin bersatu, berdaulat, kuat, demokratis, adil, damai, sejahtera, dan makmur dalam 1 Payung Besar Dan 1 Pancaran Terang Tema "Indonesia Maju" yang berideologi dan berfalsafah Pancasila dalam wadah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dengan semangat dan etos Bhinneka Tunggal Ika berdasarkan konstitusi UUD 1945.




